5 Nilai Positif Untuk Anak Saat Belajar Menjalankan Puasa Ramadhan

Bagi anak-anak, menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh bisa terasa sangat berat. Menahan lapar dan haus seharian jelas jadi tantangan sendiri bagi anak-anak. Kita bisa membantu anak latihan berpuasa dengan mengizinkannya berbuka pada tengah hari untuk kemudian lanjut puasa hingga waktu magrib tiba. Selain itu agar anak-anak bisa lebih semangat puasa, kita juga perlu memberi mereka pengertian dan penjelasan soal nilai-nilai positif yang bisa diperoleh dari puasa selama bulan Ramadhan.

 

 

Ada sejumlah nilai dan pelajaran positif yang bisa kita ambil selama bulan Ramadhan. Beri anak pemahaman berikut agar mereka bisa semangat puasanya dan menjalankan ibadah lainnya.

  • Puasa Baik Untuk Kesehatan Tubuh

Menahan lapar dan haus selama puasa sangat baik untuk kesehatan tubuh. Di sini kita bisa melatih anak untuk bisa membiasakan makan dengan cukup, tidak berlebihan, dan memilih makanan yang halal serta baik untuk tubuh. Ibarat mesin yang perlu diistirahatkan agar tidak rusak, sistem pencernaan kita juga perlu diberi waktu istirahat agar tetap sehat.

 

  • Melatih Empati

Di sekeliling kita mungkin ada orang-orang yang kekurangan atau tidak bisa selalu makan enak setiap harinya. Dengan membuat anak berlatih puasa dan merasakan langsung rasanya menahan lapar serta haus seharian, kita bisa melatih mereka berempati. Kedepannya mereka bisa lebih mudah untuk menolong orang-orang yang mungkin masih kekurangan atau tidak seberuntung mereka.

 

  • Puasa Untuk Bersyukur

Bila selama ini kita dengan mudahnya membuang makanan karena merasa tidak sesuai selera, dengan melatih anak puasa maka kita juga bisa mengajarinya untuk lebih banyak bersyukur. Bisa menikmati semangkuk kolak setelah seharian berpuasa misalnya, bisa memberi pengalaman pada anak bahwa hal-hal sederhana yang selama ini sering diabaikan ternyata bisa memberi kebahagiaan yang luar biasa. Dan itu semua perlu disyukuri untuk bisa merasakan kebahagiaan.

 

 

 

  • Puasa Melipatgandakan Rasa Bahagia

Waktu sahur dan berbuka bisa dijadikan momen makan bersama. Selama ini mungkin seringkali tak bisa makan bersama karena kesibukan atau jadwal makan yang berbeda-beda. Momen kebersamaan bisa makan bersama saat sahur dan berbuka bisa melipatgandakan rasa bahagia. Selain itu, momen berbagi dengan sesama saat sahur dan berbuka juga bisa jadi cara untuk memberi makna bahwa dengan memberi kita bisa lebih merasa bahagia daripada yang diberi.

 

  • Ibadah Puasa Membuat Merasa Lebih Dekat Dengan Sang Pencipta

Anak mungkin tidak semangat puasa karena merasa tidak mendapat imbalan apa-apa. Kita bisa saja memberi mereka hadiah karena berhasil puasa satu hari penuh. Namun, yang lebih utama kita tanamkan nilai bahwa dengan puasa kita akan makin dekat dengan yang menciptakan kita. Dengan begitu, anak bisa berusaha melakukan yang terbaik dalam ibadah puasanya karena sudah ada keyakinan bahwa selalu ada yang melihatnya setiap hari ia berpuasa.

 

 

Semoga anak-anak bisa terus semangat menjalani puasanya, ya moms.  Kita juga perlu menjadi panutan atau contoh yang baik pada anak-anak dalam berpuasa agar mereka bisa mengikuti kita dengan cara yang lebih positif.

 

 

Leave a comment